Just for laugh…

#1st

Di sebuah desa, di pegunungan, tinggalah Pak Djamien beserta seorang istri dan tiga anak perempuannya. Dia seorang petani miskin, pendidikannya SD tidak tamat. Bertahun-tahun menginginkan anak laki-laki, tetapi selalu anak perempuan yang didapat. Padahal, tiap hari sudah berdoa memohon kepada Gusti Allah agar anaknya akan lahir laki-laki. Lha, kok perempuan terus.

Dasar orang desa dan bodoh lagi, maka suatu hari dia berangkat menuju ke rumah mbah dukun yang cukup terkenal di desanya. Maka terjadilah dialog antara Pak Djamien dan mbah dukun yang bernama Mbah Klowor.

 

Pak Djamien:”Mbah, kedatangan saya kemari ada perlu. Sudah lama saya ingin punya anak laki-laki, tetapi yang keluar anak perempuan terus. Dulu mbah sudah pernah menyuruh saya berpuasa, tetapi hasilnya tetap nihil”

Mbah Klowor:”O, itu sih gampang. Kalau ingin punya anak laki-laki ada ritualnya. Kalau di tempat tidur, sampeyan harus naik dari sebelah kiri tubuh istri sampeyan. Turunnya di sebelah kanan. Lakukan itu setiap malam Jumat Kliwon”

 

Pak Djamien pun pulang dengan wajah berseri-seri karena ada harapan mempunyai anak laki-laki. Maklum dia seorang petani tentu anak laki-lakinya diharapkan bisa menjadi petani yang baik. Diapun segera mempraktekkan saran Mbah Klowor. Istrinya dalam posisi terlentang di tempat tidur. Diapun segera melakukan ritual. Yaitu naik dari sebelah kiri dan turun di sebelah kanan tubuh istrinya.

Namun, sampai tiga bulan tidak ada hasilnya. Akhirnya Pak Djamien pergi ke Mbah Klowor.

Pak Djamien:” Sudah saya praktekkan, Mbah. Saya naik dari kiri tubuh istri saya dan saya turun di sebelah kanan tubuhnya”

Mbah Klowor:”Mampir di tengah,nggak?”

Pak Djamien:”Tidak,Mbah…”

 

 

#2nd

Ada seorang pria sedang mengendarai motor. Tiba-tiba seorang nenek2 menyebrang jalan, nenek-nenek hampir saja tertabrak.

 

Pengendara motor bilang: “Dasar nenek-nenek bego nyeberang jalan ga lihat-lihat”.

 

NENEK SEWOT: “Lu yang bego, nabrak nenek aja ga kena !!”

 

 

 

#3rd

Minah pergi ke sungai bermaksud mencuci baju. Ketika baru mulai kegiatannya mencuci, dilihatnya seekor ikan terjepit di antara bebatuan menggelepar-gelepar. Begitu Minah menghampirinya, si ikan berkata, Kalau kamu menolongku, aku akan mengabulkan tiga permintaanmu. Tapi ingat, apa yang kamu minta membuat suamimu mendapatkannya sepuluh kali lipat.¡¨
Minat pun menolong ikan tersebut dan minta supaya wajahnya diubah menjadi cantik. Tapi suamimu akan menjadi paling tampan di duniia,¡¨ kata ikan mengingatkan. Nggak masalah, jawab Minah. Abrakadabra? Jadilah Minah wanita yang amat cantik.
Permintaan kedua, Minah ingin menjadi kaya. Ingat, suamimu akan sepuluh kali lebih kaya, kata ikan. Ah, nggak apa-apa. Miliknya kan milikku juga>¨ Abrakadabra? Jadilah Minah orang yang kaya.
lalu permintaan ketiga?¡¨ tanya ikan. Aku ingin mendapatkan serangan jantung ringan.¨

 

 

#4th

Di suatu kantor, Udin baru saja diangkat menjadi manajer baru di perusahaannya. Sebelumnya pak Udin menduduki jabatan sebagai CS (bukan Customer Service lho tetapi Cleaning Service…), setiba di ruang barunya,, dia mencoba kursi yang empuk lalu tiba-tiba dari kejauhan datanglah seorang karyawan…

Untuk menunjukkan dia adalah manajer baru, maka Pak Udin memegang gagang telepon seolah-olah beliau sedang berbicara dengan atasannya.

Karyawan:”Bapak, maaf saya ada perlu sebentar..”

Pak Udin:”Ohh.. sebentar nak Muda, saya sedang mengangkat  telepon dari direktur” (bisik Pak Udin kepada karyawan)
” Maaf pak Direktur, tadi saya potong sebentar,  bagaimana dengan investasi ke depan dan kira-kira apa yang bisa saya lakukan?” omong pak Udin di telepon.

(lalu dengan gaya terkejut, beliau berusaha menjawab pertanyaan yang ada di telepon)

“Apa pak, segera yaa, ok saya akan ke ruangan bapak..”,(kata pak Udin mengakhiri pembicaraannya dan menutup teleponnya)

PAk Udin:”Ok, ada perlu apa nak muda, maaf pembicaraan kita singkat saja dikarenakan hari ini akan segera meeting dengan pak direktur..”

Karyawan:”Oh, ga pak, saya petugas Telkom, di sini saya ingin memasang kabel telepon untuk ruangan bapak..”

PAk Udin:”$%&*^”

Selanjutnya untuk mengurangi rasa stressnya karena malu dengan kejadian yang baru trjadi. Maka Pak Udin segera menggunakan telepon baru utnuk menghubungi Office Boy

PAk Udin:” Haloo, ambilkan gue kopi,dengan setengah sendok gula beserta biskuit, cepat ga pake lama!!!”

Orang diseberang telepon:”Hei bodoh.. kamu salah pencet ekstension? Kamu tahu dengan siapa kamu bicara?”

Pak Udin:”Tidak…”

Orang diseberang telepon:”Saya direktur utama disini, dasar idiot. Saya pecat kamu nanti!”

Pak Udin:(Nggak kalah gertak dan kalah teriak pak Udin balas menjawab) “dan Bapak tahu siapa saya?”

Orang diseberang telepon:”Tidak.”

Pak Udin:”Syukurlah kalo gitu” (dengan lagak cuek sambil menutup telepon)